KENDARI – Universitas Muhammadiyah Kendari kembali membuktikan dedikasi dalam menghasilkan mahasiswa berkualitas tinggi. Prestasi terbaru datang dari mahasiswa Program Studi Teknik Informatika, Zaki Rahman Saputra (21 tahun), yang berhasil meraih posisi Juara I dalam Kompetisi Inovasi Teknologi Nasional (KITN) 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) pada Minggu, 29 Maret 2026 di Jakarta.
Pencapaian luar biasa ini menambah daftar panjang prestasi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari di tingkat nasional. Zaki berhasil mengalahkan ratusan peserta dari universitas ternama di seluruh Indonesia dengan inovasi aplikasi bernama “EduConnect AI” – sebuah platform pembelajaran adaptif berbasis kecerdasan buatan yang dirancang khusus untuk mendukung pendidikan di daerah terpencil.
Perjalanan Inovasi yang Menginspirasi
Aplikasi revolusioner yang dikembangkan Zaki selama enam bulan ini menggabungkan teknologi machine learning dengan pemahaman mendalam tentang kebutuhan pendidikan di kawasan Sulawesi Tenggara. EduConnect AI mampu menyesuaikan metode pembelajaran berdasarkan kecepatan belajar dan gaya kognitif setiap siswa secara real-time, bahkan dalam kondisi konektivitas internet terbatas.
“Saya terinspirasi dari pengalaman mengajar di beberapa daerah terpencil di Sulawesi Tenggara. Saya melihat banyak siswa berbakat yang kesulitan mendapatkan akses pendidikan berkualitas karena keterbatasan infrastruktur dan sumber daya pengajar,” ungkap Zaki Rahman Saputra dalam konferensi pers yang digelar di Gedung Rektorat Universitas Muhammadiyah Kendari, Rabu (02 April 2026).
Mahasiswa berprestasi ini menambahkan bahwa EduConnect AI dirancang dengan fitur offline-first, memungkinkan guru dan siswa mengakses materi pembelajaran tanpa memerlukan koneksi internet stabil. Ketika terhubung, aplikasi secara otomatis menyinkronkan data dan memberikan rekomendasi konten pembelajaran yang dipersonalisasi.
“Aplikasi ini tidak hanya tentang teknologi canggih, tetapi tentang pemerataan akses pendidikan berkualitas. Kami percaya bahwa setiap siswa, di mana pun mereka berada, berhak mendapatkan kesempatan yang sama untuk berkembang,” lanjut Zaki dengan antusiasme yang membara.
Dukungan Penuh dari Institusi Pendidikan
Pencapaian Zaki tidak terlepas dari dukungan sistematis yang diberikan oleh Universitas Muhammadiyah Kendari, khususnya melalui Unit Informasi Perkuliahan (UIP) yang secara aktif memfasilitasi pengembangan akademik dan non-akademik mahasiswa.
Dr. Bambang Sutrisno, Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, mengungkapkan kebanggaannya atas capaian mahasiswa berprestasi tersebut. “Prestasi Zaki adalah bukti nyata dari komitmen institusi kami dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki pengetahuan akademik, tetapi juga kemampuan inovasi dan kepedulian sosial yang tinggi. Universitas Muhammadiyah Kendari terus berupaya menciptakan ekosistem akademik yang mendukung kreativitas dan penelitian mahasiswa,” ujar Rektor Sutrisno dalam sesi wawancara khusus pada Kamis (03 April 2026).
Lebih lanjut, Rektor menjelaskan bahwa penghargaan ini sejalan dengan visi Universitas Muhammadiyah Kendari untuk menjadi institusi pendidikan yang berdaya saing global sambil tetap berakar pada nilai-nilai lokal dan kepedulian terhadap pembangunan daerah.
Dr. Ira Kusumawati, Kepala Unit Informasi Perkuliahan Universitas Muhammadiyah Kendari, menambahkan, “Peran UIP tidak hanya terbatas pada adminsitrasi akademik, tetapi juga menjadi jembatan antara mahasiswa dan berbagai peluang pengembangan diri. Kami secara proaktif menginformasikan kepada mahasiswa tentang berbagai kompetisi, beasiswa, dan program pengembangan akademik yang tersedia. Prestasi Zaki membuktikan bahwa sistem dukungan yang kami bangun efektif dan berdampak positif.”
Proses Mentoring yang Intensif
Kesuksesan Zaki juga dipengaruhi oleh bimbingan intensif dari dosen pembimbing akademiknya, Dr. Hendra Wijaya, yang merupakan dosen senior di Program Studi Teknik Informatika.
“Zaki adalah mahasiswa yang luar biasa disiplin dan visioner. Dari awal semester ketiga, dia sudah menunjukkan ketertarikan serius pada pengembangan solusi teknologi untuk masalah sosial. Saya memberikan bimbingan untuk memastikan inovasi yang dikembangkan tidak hanya canggih secara teknologi, tetapi juga relevan dan feasible secara praktis,” jelas Dr. Hendra Wijaya kepada media kampus, Jumat (04 April 2026).
Program mentoring Universitas Muhammadiyah Kendari memiliki skema yang terstruktur. Setiap mahasiswa yang menunjukkan potensi tinggi dalam bidang penelitian dan inovasi didampingi oleh dosen pembimbing yang berpengalaman. Selain itu, universitas juga menyediakan akses ke laboratorium, peralatan penelitian, dan sumber daya digital yang diperlukan untuk mendukung pengembangan proyek inovasi mahasiswa.
Kontribusi untuk Ekosistem Akademik Kendari
Prestasi Zaki Rahman Saputra merupakan bagian dari momentum positif yang terus dikembangkan oleh Universitas Muhammadiyah Kendari dalam meningkatkan reputasi institusi di tingkat nasional. Dalam dua tahun terakhir, kampus yang berlokasi di pusat Kota Kendari ini telah menghasilkan berbagai penghargaan bergengsi dari mahasiswa di berbagai bidang, mulai dari kompetisi akademik, olahraga, seni, hingga sosial kemasyarakatan.
Unit Informasi Perkuliahan sebagai bagian integral dari struktur akademik universitas, telah memainkan peran strategis dalam menciptakan sinergi antara berbagai departemen dan program studi untuk mendorong prestasi mahasiswa.
“Kami memiliki database lengkap tentang semua kompetisi dan peluang pengembangan yang relevan dengan bidang studi setiap program. Informasi ini kami sebarkan secara reguler melalui berbagai saluran komunikasi, termasuk portal akademik, media sosial, dan sosialisasi langsung kepada dekan dan ketua program studi,” jelaskan Dr. Ira Kusumawati.
Selain itu, Unit Informasi Perkuliahan juga secara aktif membantu mahasiswa dalam proses registrasi kompetisi, pengajuan proposal, dan dokumentasi pencapaian akademik.
Rencana Pengembangan Aplikasi EduConnect AI
Dengan meraih penghargaan tertinggi dalam KITN 2026, Zaki Rahman Saputra kini menghadapi tantangan baru untuk mengembangkan EduConnect AI menuju tahap komersial. Dia telah menerima tawaran dari beberapa perusahaan teknologi terkemuka untuk berkolaborasi dalam mengembangkan aplikasi ini.
Namun, Zaki tetap berkomitmen melanjutkan studi sarjananya di Universitas Muhammadiyah Kendari sambil mengembangkan bisnisnya. “Saya percaya bahwa pendidikan formal tetap sangat penting untuk memberikan fondasi keilmuan yang kuat. EduConnect AI akan terus berkembang, tetapi saya tidak ingin mengorbankan prestasi akademik saya. Universitas Muhammadiyah Kendari sangat mendukung visi saya ini,” ujar Zaki dengan penuh keyakinan.
Rencana Zaki ke depannya adalah menguji coba EduConnect AI di beberapa sekolah di Kendari dan sekitarnya pada semester genap tahun akademik 2025/2026 ini. Jika hasil ujicoba positif, aplikasi ini akan diperluas ke daerah-daerah lain di Sulawesi Tenggara dan kemudian ke seluruh Indonesia.
Dampak Positif bagi Citra Kampus
Prestasi Zaki memberikan dampak signifikan terhadap citra dan reputasi Universitas Muhammadiyah Kendari. Universitas yang didirikan pada tahun 1962 ini semakin dikenal sebagai lembaga pendidikan tinggi yang mampu menghasilkan lulusan berkualitas tinggi dengan daya saing nasional.
“Prestasi seperti ini sangat penting bagi brand awareness universitas, terutama di tingkat nasional. Semakin banyak mahasiswa kami yang berprestasi, semakin banyak calon siswa baru yang tertarik untuk bergabung dengan institusi kami. Ini adalah efek positif yang berkelanjutan,” ujar Dr. Bambang Sutrisno, Rektor.
Pihak rektorat juga mengindikasikan akan memperbesar alokasi dana untuk program pengembangan mahasiswa berprestasi di tahun akademik mendatang.
Pesan Inspirasi untuk Mahasiswa Lain
Dalam kesempatan wawancara khusus, Zaki Rahman Saputra menyampaikan pesan inspiratif kepada mahasiswa lainnya di Universitas Muhammadiyah Kendari maupun universitas lain.
“Jangan takut untuk bermimpi besar dan mengerjakan mimpi itu dengan serius. Prestasi bukan tentang keberuntungan, tetapi tentang dedikasi, kerja keras, dan konsistensi. Saya juga ingin menekankan bahwa inovasi yang paling bermakna adalah yang dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat. Gunakan pendidikan yang kita terima untuk berkontribusi pada pembangunan bangsa,” pesan Zaki.
Kesimpulan
Pencapaian Zaki Rahman Saputra dalam Kompetisi Inovasi Teknologi Nasional 2026 menandai momentum penting bagi Universitas Muhammadiyah Kendari dalam perjalanannya menuju institusi pendidikan kelas dunia. Prestasi ini membuktikan bahwa dengan dukungan sistematis, mentoring yang baik, dan fasilitas yang memadai, mahasiswa dari universitas di daerah tepi dapat bersaing dengan mahasiswa dari universitas terkemuka di pusatpembangunan.
Unit Informasi Perkuliahan dan seluruh komponen akademik Universitas Muhammadiyah Kendari akan terus berinovasi dalam menciptakan ekosistem akademik yang mendukung pengembangan potensi mahasiswa. Diharapkan, prestasi Zaki akan menginspirasi mahasiswa lainnya untuk terus berinovasi dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan daerah.
Universitas Muhammadiyah Kendari siap membantu setiap mahasiswa berprestasi dalam mewujudkan impian dan potensi akademik mereka menuju kesuksesan yang berkelanjutan.
—
Artikel ini disusun berdasarkan konferensi pers yang digelar Universitas Muhammadiyah Kendari pada 02 April 2026 dan wawancara dengan berbagai narasumber dari institusi.